DECEMBER 9, 2022
Puisi

Yang Tercecer di Era Kemerdekaan (6): Samin Terkapar di Anyer Sampai Panarukan

image
(OrbitIndonesia/kiriman)

Ia ingin pulang, diam- diam, rindu anaknya.”

 

Tapi badannya tak lagi kuat.

Ia kelelahan di jalan.

Dan terkapar di pinggiran jalan Anyer - Panurukan ini.

Mati.

Sendirian.

Jasadnya membusuk.

Sendirian.

 

Halaman:

Berita Terkait