DECEMBER 9, 2022
Internasional

Dubes RI Djauhari Oratmangun: Media Massa China Ingin Tahu tentang Badan Pengelola Investasi Danantara

image
Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun berswafoto dengan para jurnalis China dalam acara "Media Gathering 2025 – Updates from Indonesia" di Wisma Indonesia KBRI Beijing pada 27 Februari 2025. (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

ORBITINDONESIA.COM - Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengatakan, media massa di China tertarik dengan Badan Pengelola Investasi Danantara yang baru diluncurkan pemerintah Indonesia.

"Bagaimana China bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia melalui Sovereign Wealth Fund tersebut. Saya jelaskan, badan baru ini siap berinvestasi di sektor-sektor prioritas di Indonesia," kata Djauhari Oratmangun.

Djauhari Oratmangun mengatakan hal itu dalam acara "Media Gathering 2025 – Updates from Indonesia" di Kedutaan Besar RI di Beijing pada Kamis, 27 Februari 2025, yang dihadiri sekitar 50 jurnalis setempat.

Baca Juga: China Temukan Virus Corona Kelelawar yang Berisiko Menular ke Manusia, Mirip Virus COVID-19

Djauhari menambahkan bahwa selain Danantara, Indonesia juga sedang menjalankan berbagai program nasional penting seperti Cek Kesehatan Gratis dan Makan Bergizi Gratis.

Mengenai hubungan ekonomi Indonesia-China, dia mengatakan bahwa China adalah mitra dagang terbesar Indonesia dan sumber investasi asing terbesar ketiga.

Data dari Bea Cukai China menunjukkan bahwa nilai perdagangan kedua negara mencapai 147,78 miliar dolar AS pada 2024, atau meningkat 6,1 persen dari tahun sebelumnya. Ekspor Indonesia ke China mencapai 71,09 miliar dolar AS, sedangkan impor dari China sebesar 76,69 miliar dolar AS.

Baca Juga: Otomotif Asal China, Geely Janjikan Hal Baru Setelah 9 Tahun Absen di Indonesia

Menurut Djauhari, Indonesia juga melakukan diversifikasi portofolio ekspor dengan memasok lebih banyak produk perikanan dan pertanian ke pasar China melalui penguatan konektivitas rantai pasokan industri.

"China diperkirakan akan tetap menjadi salah satu dari tiga sumber investasi asing teratas di Indonesia di masa mendatang," kata dia.

Investasi China di Indonesia mencapai 8,1 miliar dolar AS pada 2024, meningkat 9,4 persen dari 2023.

Baca Juga: China Tanggapi Dukungan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk Potong Anggaran Pertahanan Negara Besar

Djauhari menambahkan bahwa Indonesia juga menawarkan banyak peluang bagi para investor China di berbagai proyek besar, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara, ekosistem kendaraan listrik (EV), dan ketahanan pangan.

Halaman:

Berita Terkait