Teheran Sebut Israel Gunakan Wilayah Udara Irak yang Dikendalikan AS untuk Menyerang Iran
- Penulis : Bramantyo
- Minggu, 27 Oktober 2024 09:23 WIB

Angkatan bersenjata Iran menegaskan "hak untuk mengambil tindakan yang sah dan tepat pada waktu yang tepat," sembari menekankan perlunya "gencatan senjata yang langgeng di Gaza dan Lebanon."
Mereka menuduh AS berperan "sentral" dalam mendukung "tindakan kriminal" Israel yang mengacaukan kawasan, serta meminta AS untuk "menahan rezim ilegal ini dan menghindari keterlibatan dirinya dan sekutunya dalam kubangan yang diciptakan oleh rezim penjajah tersebut."
Dalam pernyataan sebelumnya pada Sabtu, Gedung Putih menyatakan bahwa serangan Israel ke Iran seharusnya mengakhiri baku tembak langsung antara kedua belah pihak sambil memperingatkan Teheran tentang “konsekuensi” jika merespons.
Baca Juga: Israel Menyerang Iran, Suara Ledakan di Teheran Berasal dari Operasi Pertahanan Udara
Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk serangan udara Israel, menyebutnya sebagai “pelanggaran hukum internasional” dan menegaskan “hak Iran untuk membela diri.”
Kementerian tersebut menegaskan kembali “kewajiban Iran untuk melawan agresi asing” di bawah hak pertahanan diri yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Serangan langsung Israel terhadap situs militer Iran itu menyusul serangan rudal baru-baru ini yang dilakukan Iran terhadap Tel Aviv sebagai balasan atas kematian pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Abbas Nilforoushan.
Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap serangan Israel akan dihadapi dengan “respons yang lebih kuat.”***