Bank DKI Raih Top Digital Corporate Brand Award 2025
- Penulis : M. Imron Fauzi
- Minggu, 23 Maret 2025 17:14 WIB

ORBITINDONESIA.COM - Bank DKI meraih Top Digital Corporate Brand Award 2025 kategori perbankan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam “7th Top Digital Corporate Brand Award 2025” yang diselenggrakan oleh Info Ekonomi.
"Kami berupaya memperkuat kehadiran di ranah digital melalui transformasi layanan dan interaksi yang lebih luas dengan masyarakat,” kata Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu 23 Maret2025.
Melalui penghargaan itu, Bank DKI memiliki komitmen untuk beradaptasi dengan perubahan digital.
Baca Juga: PT Hartadinata Abadi Siap Mendukung Ekosistem Bullion atau Bank Emas di Indonesia
Hal tersebut dibuktikan dengan data interaksi digitalisasi Bank DKI dengan masyarakat. Seperti 89 ribu ulasan tentang Bank DKI di internet, 50 ribu netizen (warganet) mencari tentang berbagai pelayanan Bank DKI di media sosial dan, sebanyak 250 ribu pengguna internet mengunjungi laman Bank DKI.
CEO InfoEkonomi.ID, Arief Munajad menilai penghargaan "7th Top Digital Corporate Brand Award 2025" menjadi bukti keunggulan kompetitif bagi penerimanya terutama dalam mengoptimalkan pemanfaatan platform digital dalam membangun citra dan kesadaran yang kuat sehingga membentuk reputasi positif perusahaan-perusahaan tersebut di tengah masyarakat.
"Kami berharap penghargaan ini dapat memberikan tambahan energi yang signifikan bagi perusahaan-perusahaan yang berhak menerimanya dalam memberikan daya ungkit bagi corporate brand di ranah digital," ujar Arief.
Baca Juga: Bank Mega Syariah Berencana Rilis Produk Cicil Emas di Awal Semester II 2025
CEO TRAS N CO Indonesia sekaligus Chairman Indonesia Brand Community (IBC), Tri Raharjo menjelaskan bahwa para peraih 7th Top Digital Corporate Brand Award 2025 merupakan perusahaan-perusahaan yang telah dipilih berdasarkan penilaian Top Digital Corporate Brand Index 2025.
Penghargaan tersebut dinilai berdasarkan riset dari Desember 2024 - Februari 2025 yang mengukur visibilitas digital, popularitas, dan keterlibatan di media sosial.
Penilaian telah dilakukan kepada perusahaan-perusahaan BUMN, Subsidiary BUMN, BUMD, dan industri finansial berdasarkan tiga parameter penilaian digital, yaitu Search Engine Aspect, Social Media Aspect dan Website Aspect.***