DECEMBER 9, 2022
Internasional

NATO Beri Tahu Presiden AS Donald Trump, Aliansi Itu Perlu Produksi Lebih banyak senjata

image
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte (Foto: ANTARA)

ORBITINDONESIA.COM - NATO perlu memproduksi lebih banyak persenjataan, kata Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Kamis, 13 Maret 2025.

"Kita tidak melakukan cukup banyak, baik di AS maupun di Eropa, dan kita tertinggal jika dibandingkan dengan Rusia dan China," kata Mark Rutte kepada Trump.

"Orang-orang Eropa membeli empat kali lebih banyak di sini dibandingkan sebaliknya, yang merupakan hal bagus karena Anda memiliki industri pertahanan yang kuat, tetapi kami perlu melakukan lebih banyak di sana untuk memastikan kami meningkatkan produksi dan menghilangkan hambatan birokrasi," tambah Mark Rutte.

Baca Juga: Elon Musk Sepakat dengan Gagasan Agar AS Keluar dari PBB dan NATO

Rutte mengatakan, dalam masa jabatan kedua Trump, negara-negara Eropa berkomitmen untuk mengalokasikan 800 miliar dolar AS (Rp13.123,6 triliun) untuk pengeluaran pertahanan, dan Jerman kini telah menambahkan hingga setengah triliun dolar AS tambahan, begitu juga dengan Inggris.

Negara-negara lain juga berkomitmen untuk mengeluarkan dana pertahanan lebih tinggi, katanya.

"Mereka belum sampai ke sana. Kita perlu melakukan lebih banyak," ujar Rutte.

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Tetap Ngotot Ingin Caplok Greenland Saat Jamu Sekjen NATO

Kepala NATO itu menambahkan bahwa ia ingin bekerja sama dengan Trump sebelum KTT Den Haag pada 24-25 Juni di Forum Dunia (World Forum) di Den Haag, Belanda.

“Untuk memastikan bahwa kita akan memiliki NATO yang benar-benar diperkuat di bawah kepemimpinan Anda, dan kita akan sampai ke sana,” ucap Rutte.***

Berita Terkait