DECEMBER 9, 2022
Internasional

Kelompok Palestina, Jihad Islam: Pidato Benjamin Netanyahu di Kongres AS Penuh Kebohongan dan Tuduhan

image
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang pidatonya dikecam Jihad Islam. ANTARA/Xinhua/am.

ORBITINDONESIA.COM - Kelompok pejuang Palestina, Jihad Islam menyebut pidato Benjamin Netanyahu di hadapan Kongres AS penuh kebohongan dan tuduhan, sekaligus memperlihatkan bahwa perdana menteri Israel itu  tidak berniat mengakhiri perang di Gaza.

Menurut Al Jazeera, Jihad Islam mengatakan Netanyahu telah membuktikan dalam pidatonya bahwa keberadaan dia dalam perang rapuh.

“Kebohongan Netanyahu bahwa tentaranya tidak membunuh satu pun warga sipil dalam serangan di Kota Rafah merupakan hinaan bagi dunia,” kata Jihad Islam melalui pernyataan.

Baca Juga: Hotel Watergate di Washington AS Disterilkan Setelah Belatung Dilepas oleh Pemrotes Benjamin Netanyahu

“Ucapan Netanyahu dengan jelas menunjukkan bahwa dia tidak berniat mengakhiri agresinya di Gaza,  dan upayanya untuk mendapatkan lampu hijau dari AS adalah untuk memperluas jangkauan perang dan mencakup seluruh wilayah,” kata kelompok itu.

Netanyahu berpidato selama sidang gabungan Kongres AS pada Rabu, 24 Juli 2024, ketika ketegangan meningkat akibat perang yang dilancarkan rezim zionis Israel di Gaza.

Pidato itu dia sampaikan, sementara ribuan orang berunjuk rasa di sekitar gedung Kongres AS, Capitol Hill, untuk mengecam kejahatan rezim Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.***
 

Sumber: Antara

Berita Terkait