Tentara Azerbaijan Menyerang Wilayah Nagorno Karabakh Sebagai Ancaman Perang Baru Kepada Armenia
- Penulis : Dimas Anugerah Wicaksono
- Rabu, 20 September 2023 19:17 WIB
Baca Juga: Wah, Arkeolog Turki Mengidentifikasi Bangunan Besar di Bawah Kastil Peninggalan Romawi Kuno
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Anthony Blinken, kemungkinan besar juga akan ikut menangani krisis ini dalam waktu 24 jam kedepan.
Uni Eropa, Perancis, dan Jerman mengutuk operasi militer Azerbaijan dan menyerukan untuk melakukan diplomasi kembali terhadap masa depan wilayah tersebut.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, mengatakan bahwa pihak Brussel tetap akan memberikan fasilitas penuh terhadap dialog yang akan dilakukan.
Baca Juga: Enam Kali Jadi Tuan Rumah Begini Sejarah KTT ASEAN di Indonesia, Lengkap dengan Hasil Pertemuannya
"Eskalasi militer ini tidak boleh dijadikan alasan untuk memaksa eksodus penduduk lokal, kata Borrel dikutip Orbitindonesia.com dari Aljazeera 20 September 2023.
Presiden Perancis, Emmanuel Macron, mendesak kedua belah pihak untuk melakukan diskusi agar Armenia dan Azerbaijan bisa kembali damai.
Macron juga menyerukan agar Azerbaijan segera menghentikan serangan militernya kepada Armenia di wilayah tersebut.
Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Bareback, mengatakan bahwa Azerbaijan telah mengingkari janjinya untuk tidak melakukan tindakan militer di Karabakh.