DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Inilah Profil Lengkap Karen Agustiawan yang Disebut Tersangka Kasus LNG Pertamina oleh Dahlan Iskan

image
Simak profil lengkap Karen Agustiawan lengkpadnegan perjanalan karir.

ORBITINDONESIA.COM- Karen Agustiawan, yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina, kini tengah menghadapi tuduhan korupsi terkait pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) selama periode tahun 2011-2021.

Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menyebut Karen Agustiawan sebagai tersangka dalam kasus ini setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi.

Pernyataan Dahlan Iskan terkait kasus Karen Agustiawan korupsi dikeluarkan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada sore hari tanggal 14 September 2023.

Baca Juga: Seorang Jurnalis Klaim Temukan Tubuh Alien, Legislator Meksiko Gerak Cepat Gelar Sidang Terbuka

Saat ditanya oleh wartawan apakah Karen Agustiawan adalah tersangka dalam kasus tersebut, Dahlan Iskan menjawab dengan tegas, "Iya (tersangka)."

Karen Agustiawan mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina, dan selama kepemimpinannya, ia mencapai banyak kesuksesan dalam perusahaan tersebut.

Perjalanan karier Karen di Pertamina dimulai ketika dia ditunjuk sebagai Staf Ahli Direktur Utama untuk Bisnis Hulu Pertamina pada tahun 2006.

Baca Juga: Di Bawah Ibnu Chuldun, Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Raih 7 Penghargaan dari KPPN Jakarta V

Dengan kerja keras dan prestasinya, dia terus naik jabatan hingga akhirnya menjabat sebagai Direktur Hulu Pertamina, simak profil lengkap Karen Agustiawan.

Puncak karier Karen datang ketika dia dipercayakan untuk menjadi Direktur Utama Pertamina pada tahun 2009, menggantikan Ari Soemarno.

Karen Agustiawan adalah kakak kandung Rini Soemarno, yang menjabat sebagai Menteri BUMN pada masa pemerintahan Sofyan Djalil.

Baca Juga: Selena Gomez Bercanda Bahwa Dirinya Merasa Sembelit Ketika Berada di Samping Taylor Swift

Sebelumnya, Karen memiliki pengalaman yang luas dalam industri migas, termasuk masa kerjanya di Mobil Oil Indonesia antara tahun 1984 hingga 1996.

Selain itu, dia juga pernah bekerja di berbagai perusahaan seperti CGG Petrosystem, Landmark Concurrent Solusi Indonesia, dan Halliburton Indonesia, menggabungkan keahliannya dalam manajemen proyek dan konsultasi di sektor energi.

Karen Agustiawan adalah lulusan jurusan Teknik Fisika dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1983.

Baca Juga: Inilah Sinopsis Lengkap dengan Daftar Pemeran Film Horor Terbaru Siksa Kubur Garapan Joko Anwar

Berikut adalah perjalanan kariernya secara singkat:
1. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), dari 5 Februari 2009 hingga 2015.

2. Direktur Hulu PT Pertamina (Persero), dari Maret 2008 hingga 5 Februari 2009.

3. Staf Ahli Direktur Utama bidang Hulu PT Pertamina (Persero), Desember 2006.

4. Perusahaan konsultan migas Halliburton Indonesia sebagai commercial manager for consulting and project management, dari 2002 hingga 2006.

5. Landmark Concurrent Solusi Indonesia sebagai business development manager untuk beberapa klien seperti ExxonMobil, Pertamina, BP Migas, dan Ditjen Migas Departemen ESDM, tahun 2000.

Baca Juga: Berusaha Perbaiki Kesalahan, Kim Hieora Datangi Langsung Korban Kasus Bully Usai Diberitakan Dispatch

6. Landmark Concurrent Solusi Indonesia sebagai spesialis pengembangan pasar dan integrated information management (IIM), tahun 1999.

7. CGG Petrosystems Indonesia, product manager G & G and data management applications, tahun 1998.

8. Mobil Oil Indonesia, project leader di bagian eksplorasi yang menangani seluruh aplikasi studi G & G dan infrastruktur, tahun 1992-1993 dan 1994-1996.

9. MobilOil Dallas, AS, menjadi seismic processor dan seismic interpreter untuk beberapa proyek di mancanegara, tahun 1989-1992.

Baca Juga: Simak Rincian Lengkap Passing Grade CPNS 2023 Terbaru dari Pemerintah, Lebih Berat

10. MobilOil Indonesia, seismic processor and quality controller MobilOil Indonesia untuk beberapa proyek seismik Rokan, Sumatera Utara, dan Madura, tahun 1987-1988.

11. Mobil Oil Indonesia, analis dan programmer dalam pemetaan sistem eksplorasi, tahun 1984-1986.

Itulah profil lengkap dari Karen Agustiawan yang tuduhan korupsi terkait pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) selama periode tahun 2011-2021.***

Berita Terkait