Pasar Saham Anjlok Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Data Tenaga Kerja AS

ORBITINDONESIA.COM – Pasar saham global mengalami penurunan tajam pada hari Jumat, dipicu oleh lonjakan harga minyak dan penurunan tak terduga dalam data pekerjaan baru AS.

Bursa saham AS mengalami penurunan signifikan dengan Dow Jones kehilangan 453,19 poin. Lonjakan harga minyak dipicu oleh konflik AS-Iran, sementara data pekerjaan AS menunjukkan penurunan drastis.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate melonjak di atas $90 per barel, memicu kekhawatiran akan dampak konflik terhadap pasokan energi global. Data tenaga kerja menunjukkan penurunan 92.000 pekerjaan, menambah kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi.

Pengamat ekonomi memperingatkan potensi stagflasi, kombinasi pertumbuhan lambat dan inflasi tinggi. Ketidakpastian politik dan ekonomi ini menambah tekanan pada pasar saham global.

Kondisi pasar saat ini menggambarkan ketidakstabilan yang mengkhawatirkan. Investor perlu waspada terhadap perkembangan lebih lanjut, sementara kita merenungkan dampak jangka panjang dari ketegangan geopolitik ini.

(Orbit dari berbagai sumber, 8 Maret 2026)