Putin dan Dampak Konflik AS-Israel-Iran terhadap Geopolitik Global
ORBITINDONESIA.COM – Dunia menyaksikan perubahan dramatis dalam tatanan geopolitik saat Presiden Vladimir V. Putin dihadapkan pada realitas baru kekuatan Amerika yang tak terkendali di bawah kepemimpinan Presiden Trump.
Serangan besar-besaran AS-Israel terhadap Iran telah memberikan keuntungan ekonomi sementara bagi Rusia melalui kenaikan harga minyak dan gas. Namun, di sisi lain, tindakan agresif Amerika mengancam pengaruh global Rusia dan merusak strategi aliansi internasional Moskow.
Pemerintahan Putin selama ini mendukung pemerintahan otoriter anti-Amerika di Iran, Venezuela, dan Kuba. Tetapi, di bawah kepemimpinan Trump, AS menunjukkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan militer tanpa mematuhi norma internasional, mengubah dinamika kekuasaan global.
Kondisi ini menempatkan Rusia dalam posisi dilematis. Dukungan Iran kepada Rusia saat invasi Ukraina semestinya menjadi alasan kuat untuk pembalasan. Namun, keterbatasan militer dan risiko perang dengan AS membuat Rusia hanya bisa mengeluarkan pernyataan kecaman tanpa tindakan nyata.
Meski berada di bawah tekanan, Putin mungkin bermain dalam permainan jangka panjang, menjaga hubungan dengan elite negara-negara yang diserang AS. Apakah strategi ini akan membuahkan hasil atau justru mengisolasi Rusia lebih jauh, hanya waktu yang dapat menjawabnya.
(Orbit dari berbagai sumber, 8 Maret 2026)