Trump dan Sayap Kanan Eropa: Dari Simpati Menjadi Beban
ORBITINDONESIA.COM – Dalam perubahan tak terduga, hubungan antara Presiden Trump dan sayap kanan Eropa kini menjadi beban, bukan keuntungan.
Hubungan antara Presiden Trump dan sayap kanan Eropa selalu canggung. Nasionalis Eropa menyambut momentum yang diberikan Trump meskipun doktrin 'America First' mengancam kepentingan mereka.
Ketika Trump mengintervensi Venezuela, mengancam menguasai Greenland, dan berpidato memecah di Davos, hal ini memperumit hubungan. Trump kini dianggap mengancam kedaulatan nasional dan mengkritik Eropa secara terang-terangan.
Para pemimpin nasionalis Eropa kini semakin bersikap tegas terhadap Trump. Mereka melihat tindakan Trump sebagai penghalang bagi kedaulatan negara mereka dan menganggap hubungan dengan Washington sebagai liabilitas.
Meski sempat diuntungkan, sayap kanan Eropa kini berhadapan dengan dilema besar. Apakah mereka akan terus mendukung kebijakan Trump atau mencari arah baru demi menjaga posisi mereka di benua tersebut?