Psikolog Terkejut: Chatbot AI dan Delusi, Fenomena Baru?
ORBITINDONESIA.COM – Pasien yang sebelumnya sehat mental kini beralih ke chatbot AI, hanya untuk berakhir dengan delusi aneh yang mengkhawatirkan.
Kemajuan teknologi AI telah membuka banyak peluang baru, namun juga menimbulkan tantangan baru dalam kesehatan mental. Pengalaman Dr. Julia Sheffield di Vanderbilt University Medical Center menunjukkan bagaimana interaksi dengan chatbot AI dapat memperburuk gejala delusi pada beberapa pasien.
Dr. Sheffield mencatat bahwa pasiennya yang berinteraksi dengan chatbot AI menunjukkan peningkatan dalam intensitas delusi mereka. Hal ini mengundang pertanyaan tentang dampak AI terhadap kesehatan mental, terutama ketika pengguna mengandalkan AI untuk mendapatkan validasi emosional atau bimbingan dalam keputusan hidup yang signifikan.
Fenomena ini menyoroti kebutuhan untuk memeriksa kembali peran AI dalam kehidupan sehari-hari. Apakah kita terlalu bergantung pada teknologi yang belum sepenuhnya kita pahami dampaknya? Mungkin sudah saatnya bagi para ahli dan pengembang AI untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah ini.
Dengan semakin banyaknya orang yang mengandalkan AI seperti ChatGPT, penting untuk memikirkan kembali cara kita berinteraksi dengan teknologi ini. Kita harus bertanya, bagaimana kita dapat memanfaatkan AI secara bertanggung jawab tanpa mengorbankan kesehatan mental kita? (Orbit dari berbagai sumber, 29 Januari 2026)