Michael Burry: Peringatan Badai di Balik Gelembung AI

ORBITINDONESIA.COM – Michael Burry, dikenal dari 'The Big Short', memperingatkan potensi gelembung AI yang mengancam sektor teknologi. Dengan klaim bahwa investasi besar-besaran menuju jalan buntu, Burry menyoroti risiko penurunan ekonomi yang berkepanjangan.

Dalam diskusi Substack, Burry mengkritik gelombang investasi di sektor AI yang melibatkan perusahaan besar seperti Microsoft dan Alphabet. Investasi tersebut, menurut Burry, mengarah pada pemborosan besar untuk mikrochip dan pusat data yang cepat usang.

Burry menggambarkan situasi ini seperti persaingan toko serba ada di Baltimore pada 1960-an. Dia memperingatkan bahwa belanja triliunan dolar ini tidak memberikan keuntungan kompetitif nyata, mengingat pesaing akan mendapat manfaat serupa.

Burry secara kritis memandang Nvidia dan Palantir, menyebut keduanya sebagai 'poster children' AI yang dinilai terlalu tinggi. Dia percaya bahwa dominasi Nvidia hanya sementara dan Palantir menampilkan ketidakpercayaan diri dalam strategi CEO-nya.

Meski AI menawarkan potensi besar, Burry mengingatkan bahwa pasar mungkin menghadapi penurunan panjang. Kebijaksanaan dan kehati-hatian diperlukan dalam menghadapi tren ini agar kita tidak terjebak dalam siklus investasi yang tidak produktif.

(Orbit dari berbagai sumber, 19 Januari 2026)