Tragedi Terbesar Operasi Polisi Rio: Pembantaian di Favela
ORBITINDONESIA.COM – Tragedi berdarah berlangsung di Rio de Janeiro saat operasi polisi terbesar dalam sejarah Brasil menewaskan 121 orang, termasuk empat perwira polisi, tanpa memberantas geng Comando Vermelho.
Operasi polisi yang terjadi pada 28 Oktober dini hari di favela Alemão dan Penha bertujuan untuk menumpas kepemimpinan lokal geng Comando Vermelho. Namun, kebocoran informasi dan persiapan yang tidak matang menyebabkan operasi tersebut berubah menjadi bencana.
Analisis Reuters mengungkapkan bahwa meskipun operasi ini disebut-sebut sukses oleh pihak berwenang, kenyataannya banyak yang terjebak dalam pertempuran sengit selama 17 jam. Dengan lebih dari 1.100 polisi diterjunkan, hasilnya justru jauh dari harapan awal.
Banyak pihak mempertanyakan efektivitas dari pendekatan militeristik ini dalam menangani geng-geng di Brasil. Kritik mengatakan bahwa operasi seperti ini lebih menimbulkan kerugian daripada kebaikan, mengingat korban yang berjatuhan dari kalangan sipil dan polisi sendiri.
Meski operasi berakhir dengan jumlah korban jiwa yang besar, Comando Vermelho tetap bertahan. Ini menimbulkan pertanyaan tentang strategi penegakan hukum di Brasil, dan apakah akan ada perubahan pendekatan di masa depan untuk menghindari tragedi serupa.
(Orbit dari berbagai sumber, 22 Desember 2025)