Empat Program Unggulan Warnai Pengabdian Mahasiswa KKN Tematik UNP di Kelurahan Ganting
ORBITINDONESIA.COM – Berangkat dari kebutuhan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan berbagai inovasi melalui empat program unggulan di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang.
Program yang dilaksanakan selama masa pengabdian tersebut mencakup bidang lingkungan, pendidikan, kreativitas, dan keselamatan masyarakat. Seluruh kegiatan dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan serta koordinasi bersama Pemerintah Kelurahan Ganting, sekolah, kelompok wanita tani, dan masyarakat setempat.
Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah pengolahan limbah sayuran menjadi pupuk organik cair (POC). Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN Tematik UNP memanfaatkan limbah sayuran sebagai bahan dasar pupuk ramah lingkungan dengan tambahan bioaktivator (EM4) yang dibuat secara mandiri melalui proses fermentasi selama dua minggu.
Dari proses tersebut, mahasiswa berhasil menghasilkan sebanyak 21 liter pupuk organik cair yang dikemas dalam sekitar 35 botol bekas air mineral. Botol tersebut diperoleh melalui Bank Sampah RT 06 sebagai bentuk pemanfaatan kembali sampah plastik.
Hasil produksi pupuk organik cair kemudian diserahkan kepada empat Kelompok Wanita Tani (KWT), yaitu KWT Kemuning, KWT Tulip, KWT Jaya Bersama, dan KWT Andin. Selain itu, sebagian pupuk juga dibagikan kepada masyarakat yang memiliki kebun agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian, Vera, mengapresiasi inovasi mahasiswa KKN Tematik UNP tersebut. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
"Program yang diberikan oleh adik-adik KKN ini sangat bermanfaat bagi kelompok wanita tani. Penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus cukup berpengaruh terhadap kondisi tanah. Pupuk organik cair dari limbah sayuran ini dapat menjadi alternatif untuk menjaga kesuburan tanah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia," ujarnya.
Edukasi Anti-Bullying untuk Membentuk Lingkungan Sekolah Aman
Tidak hanya bergerak dalam bidang lingkungan, mahasiswa KKN Tematik UNP juga memberikan perhatian terhadap pendidikan karakter melalui sosialisasi pencegahan bullying di SD Negeri 07 Padang Panjang Timur dan SD Negeri 10 Padang Panjang Timur.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 20 Juli 2026 di SD Negeri 07 dan 22 Juli 2026 di SD Negeri 10 dengan jumlah peserta mencapai 172 siswa.
Sosialisasi dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi, permainan edukatif, serta evaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test. Mahasiswa juga menghadirkan media edukasi "Pohon Ungkapan" yang menjadi wadah bagi siswa untuk menyampaikan pengalaman maupun perasaan mereka terkait tindakan perundungan.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami pentingnya sikap saling menghargai, membangun keberanian untuk berbicara, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN Tematik UNP karena dinilai memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa mengenai bullying.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Tematik UNP atas sosialisasi anti-bullying yang telah diberikan. Materi disampaikan dengan menarik dan mudah dipahami siswa. Kegiatan seperti Pohon Ungkapan membantu anak-anak lebih berani menyampaikan perasaan dan pengalaman mereka," ujar Kepala Sekolah.
Sulap Minyak Jelantah Menjadi Produk Kreatif Bernilai Ekonomi
Dalam bidang kreativitas dan kepedulian lingkungan, mahasiswa KKN Tematik UNP juga menggelar demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah di MAN 1 Padang Panjang pada 25 Juli 2026.
Kegiatan yang menyasar siswa kelas X Olimpiade tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Melalui program ini, mahasiswa berharap generasi muda dapat meningkatkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta memiliki semangat kewirausahaan dalam mengembangkan potensi di sekitar mereka.
Pasang Reflektor Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan Warga
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, mahasiswa KKN Tematik UNP bersama Pemerintah Kelurahan Ganting dan warga setempat melakukan pemasangan reflektor jalan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan perhatian.
Sebanyak 12 reflektor jalan dipasang pada 29 Juli 2026 di wilayah RT 01 dan RT 06. Lokasi pemasangan dipilih berdasarkan kondisi jalan yang minim penerangan dan memiliki risiko terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Pemasangan reflektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan visibilitas pengendara sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
Sekretaris Lurah Ganting, Oyon Slamet, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa KKN Tematik UNP selama melaksanakan pengabdian di wilayah tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Tematik UNP atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat Kelurahan Ganting. Program yang dilaksanakan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin," ujarnya.
Ketua Kelompok KKN Tematik UNP, Muhammad Yudha Al Rasyid, mengatakan bahwa seluruh program yang dilaksanakan merupakan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat melalui observasi dan koordinasi bersama berbagai pihak.
"Kami berharap program yang telah dilaksanakan tidak berhenti setelah masa KKN selesai. Semoga masyarakat dapat terus mengembangkan inovasi yang telah diperkenalkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik dalam bidang lingkungan, pendidikan, maupun keselamatan masyarakat," ungkapnya.
Rangkaian empat program unggulan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Padang di Kelurahan Ganting yang secara resmi ditutup pada 3 Agustus 2026.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, sekolah, kelompok tani, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi inspirasi dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan, pendidikan, dan keselamatan bersama. ***