Pengemudi Inggris Serang Fans Liverpool, Dihukum 21 Tahun
ORBITINDONESIA.COM – Seorang pengemudi di Inggris telah dijatuhi hukuman 21 setengah tahun setelah menabrakkan mobilnya ke kerumunan fans Liverpool, melukai lebih dari 130 orang.
Paul Doyle, 54, mengemudikan minivan dengan kecepatan tinggi ke arah kerumunan pendukung Liverpool selama parade kemenangan kejuaraan pada bulan Mei. Insiden ini merupakan akibat dari hilangnya kendali emosi Doyle. Dia mengaku bersalah atas sembilan tuduhan menyebabkan cedera tubuh parah dengan sengaja dan 17 tuduhan percobaan untuk menyebabkan cedera tubuh parah.
Rekaman dari kamera dasbor yang diputar di pengadilan menunjukkan momen-momen mengerikan ketika para penggemar, termasuk anak-anak, terlempar ke kap mobil atau terjatuh ke bawah saat Doyle mempercepat mobilnya di jalan yang ditutup untuk lalu lintas. Insiden ini menunjukkan bagaimana kemarahan yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan yang merusak dan tidak manusiawi. Tidak ditemukan kerusakan pada mobil dan Doyle tidak berada di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.
Hakim Andrew Menary menyatakan bahwa tindakan Doyle di luar nalar biasa. Dia dengan sengaja mempercepat mobilnya ke arah kerumunan berkali-kali. Kemarahan yang tidak terkendali telah memegang kendali penuh atas Doyle, yang memiliki catatan kekerasan di masa lalu.
Kasus ini menggarisbawahi betapa pentingnya pengendalian emosi dan kesadaran diri ketika berada di jalan raya. Apakah kita benar-benar menyadari dampak dari tindakan kita ketika emosi menguasai? Ini adalah pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dan bertanggung jawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 17 Desember 2025)