Pertumbuhan Lapangan Kerja AS Melampaui Ekspektasi Meski Pengangguran Naik
ORBITINDONESIA.COM – Pertumbuhan lapangan kerja di Amerika Serikat pada bulan November melebihi ekspektasi meskipun tingkat pengangguran mencapai titik tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Pertumbuhan pekerjaan nonpertanian di AS mencapai 64.000, lebih baik dari perkiraan awal sebesar 45.000. Namun, tingkat pengangguran naik menjadi 4,6%, tertinggi sejak September 2021. Ini terjadi di tengah tantangan ekonomi serta dampak dari penutupan pemerintahan yang mempengaruhi pelaporan data.
Meskipun ada peningkatan pekerjaan, sektor pemerintahan mengalami penurunan tajam akibat pemutusan hubungan kerja yang tertunda. Penurunan ini merupakan yang ketiga kalinya dalam enam bulan terakhir. Di sisi lain, sektor kesehatan menyumbang sebagian besar peningkatan pekerjaan, menambah 46.000 pekerjaan atau lebih dari 70% dari total peningkatan bersih.
Menurut Heather Long, ekonom utama di Navy Federal Credit Union, ekonomi AS sedang mengalami resesi pekerjaan. Sementara itu, Gedung Putih menyoroti laporan ini sebagai tanda pemulihan ekonomi di bawah Presiden Donald Trump. Di sisi kebijakan, Federal Reserve menghadapi tantangan menjaga keseimbangan antara mencegah kelemahan pasar tenaga kerja lebih lanjut dan mengendalikan inflasi.
Meskipun ada beberapa angka yang menggembirakan, pasar tenaga kerja AS menghadapi tantangan signifikan. Pertanyaan tetap ada: bagaimana AS akan menavigasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sambil menjaga stabilitas pasar tenaga kerja? (Orbit dari berbagai sumber, 17 Desember 2025)