Amazon Leo: Peluncuran Satelit Internet Terbaru ULA

ORBITINDONESIA.COM – United Launch Alliance (ULA) berhasil meluncurkan satelit internet Amazon ke orbit pada Selasa pagi (16 Desember).

Amazon Leo, yang sebelumnya dikenal sebagai Project Kuiper, adalah rencana Amazon untuk menciptakan megakonstelasi satelit internet di orbit rendah Bumi (LEO). Jaringan ini akan terdiri dari sekitar 3.200 satelit yang diluncurkan melalui lebih dari 80 misi oleh berbagai roket.

Hingga saat ini, enam misi telah selesai, mengorbitkan 153 satelit Project Leo. Peluncuran pada hari Selasa adalah misi keempat menggunakan Atlas V. Menariknya, SpaceX turut berkontribusi dalam membangun jaringan ini dengan roket Falcon 9, meskipun mereka juga memiliki megakonstelasi sendiri, Starlink.

Persaingan antara Amazon dan SpaceX dalam menyediakan layanan internet global semakin memanas. Dengan Starlink yang telah meluncurkan lebih dari 3.000 satelit pada tahun 2025, Amazon Leo memiliki tantangan besar untuk mengejar ketertinggalan. Namun, kolaborasi dengan berbagai penyedia peluncuran bisa menjadi strategi jitu.

Dengan semakin banyaknya satelit yang diluncurkan, kita harus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan orbit. Apakah inovasi ini akan membawa manfaat lebih besar dibandingkan dengan risiko yang ditimbulkan? Pertanyaan ini tetap relevan untuk masa depan.

(Orbit dari berbagai sumber, 17 Desember 2025)