DECEMBER 9, 2022
Internasional

Menyedihkan, Setidaknya 1.500 Warga Gaza Buta Akibat Perang Genosida Israel

image
Warga Gaza sedang antre makanan (Foto: ANTARA)

ORBITINDONESIA.COM - Layanan kesehatan mata warga Palestina di Jalur Gaza terancam runtuh akibat perang genosida Israel yang terus berlangsung dimana sumber-sumber medis setempat mencatat  setidaknya 1.500 warga Gaza buta dan 4.000 lainnya berisiko mengalami kebutaan akibat kejahatan militer rezim Zionis ini. 

Para dokter setempat melaporkan bahwa perang genosida dan gempuran Israel yang terus menerus itu telah mengganggu layanan bedah rumah sakit —terutama untuk penyakit retina, retinopati diabetik serta pendarahan internal terkait trauma.

Rumah Sakit Mata Kota Gaza yang merupakan fasilitas utama untuk operasi mata di wilayah kantong Palestina itu terpaksa secara berulang menggunakan tiga gunting bedah. Kondisi dramatis ini meningkatkan risiko kematian terhadap pasien.

Baca Juga: UNRWA: Blokade Israel Merusak Secara Permanen Kehidupan Warga Palestina di Jalur Gaza

Persediaan obat-obatan penting seperti asam hialuronat dan benang bedah hampir habis dan banyak warga yang menderita cedera mata akibat ledakan bom Zionis yang sangat membutuhkan bahan-bahan medis tersebut.

Tanpa obat-obatan itu, pengobatan tidak mungkin dilakukan, kata staf medis seraya  memperingatkan bahwa tanpa intervensi internasional segera untuk memasok persediaan dan peralatan darurat, rumah sakit sama sekali tidak akan mampu melakukan operasi mata apa pun.***

Berita Terkait