Puisi Agus Bachtiar K: Jeritan Sang Remah di Rimbunnya Sampah
ORBITINDONESIA.COM - Yang Mulia,
Yang gagah berani,
Mari kita ganti narasi!
Cukupi saja bicara:
“Saya akan…”
“Kita seharusnya…”
“Kami berencana…”
Tukarkan kalimat itu!
Kuatkan si lemah ini dengan:
“Kami sudah…”
“Kita telah…”
“Saya berhasil…”
Agar upeti kami tak mubazir.
Sudah berjatuhan tumbal,
Telah bergelimang korban.
Sampai kapan wacana
Kau eksekusi jadi realita?
Kita ini besar, Yang Mulia!
Kemudikan kapal ini dengan cinta,
Bukan naluri ambisi,
Kegilaan puja-puji,
Atau pepesan janji
Yang menahun menjamur basi.
Telah banyak yang mati:
Percayanya,
Pedulinya,
Semangatnya,
HIDUPNYA!
Toboali, 20 Juni 2026
Sang Peramu Aksara
Sang Peramu Aksara, nama pena Agus Bachtiar K. adalah seorang penulis yang lahir di Yogyakarta dan kini bertumbuh di Toboali. Lewat tulisan, Agus mendedikasikan diri untuk menyuarakan isu sosial dan kemanusiaan yang kerap terabaikan. Bagi Agus, meramu aksara bukan sekadar menyusun kalimat, melainkan cara untuk mengusik ketidakadilan, mengabadikan rasa, dan merawat harapan lewat untaian bait yang jujur dan bertenaga. ***