Jumlah Penasihat Keuangan Australia Naik, Licensee Besar Tertekan

ORBITINDONESIA.COM – Jumlah penasihat keuangan di Financial Adviser Register (FAR) kembali naik, dengan net gain 10 pada pekan yang berakhir 23 April, meski beberapa licensee terbesar justru mencatat arus keluar. Tren pertumbuhan adviser FAR ini ditopang 11 pendatang baru, namun menyingkap rapuhnya konsolidasi industri dan migrasi pasca-penutupan SMSF Adviser Network.

Pekan ini terasa seperti jeda napas setelah dua minggu yang bergejolak, ketika FAR sempat turun 88 lalu melonjak 66. Pemicu utamanya adalah penutupan licensee SMSF Adviser Network yang memaksa perpindahan massal dan mengacak statistik mingguan.

Dalam kondisi normal, perubahan kecil lebih bermakna daripada lonjakan sesaat. Karena itu, angka net gain 10 terlihat sederhana, tetapi memberi sinyal bahwa pasar kembali ke pola pergerakan yang lebih “organik”.

Data Padua Wealth Data mencatat total individu di FAR kini 15.135. Secara kalender year-to-date (YTD), industri membukukan net gain 81 adviser, sementara financial YTD masih negatif net loss 34 dengan kurang dari 10 minggu menuju FY26.

Masuknya 11 pendatang baru pekan ini terkait rilis hasil ujian adviser Maret, yang mendorong total pendatang baru bulan ini menjadi 44. Ini menunjukkan pipa pasokan talenta masih berjalan, meski tidak cukup cepat untuk menutup defisit financial YTD.

Aktivitas appointment dan resignation turun menjadi 86, terendah sejak pertengahan Maret, setelah empat minggu sebelumnya berada di level tiga digit. Penurunan ini mengindikasikan volatilitas mereda, tetapi juga bisa berarti pasar menahan keputusan di tengah ketidakpastian model bisnis.

Dari sisi struktur, untuk pertama kali sejak Januari tidak ada licensee baru yang mulai beroperasi pada pekan ini, sementara tiga berhenti. Pola ini “rata-rata”, namun dalam konteks konsolidasi, absennya pendatang baru dapat dibaca sebagai sinyal biaya kepatuhan dan skala ekonomi makin menentukan.

Di kubu yang tertekan, Entireti mencatat penurunan tertinggi dengan net loss lima, setelah kehilangan tujuh adviser dan hanya menambah dua (satu pendatang baru dan satu kembali). Sequoia melanjutkan arus keluar dengan net loss empat, termasuk perpindahan ke Alliance Wealth dan tiga adviser yang belum tercatat bergabung ke tempat lain.

Count turun net dua setelah kehilangan tiga dan hanya mengambil satu dari Synchron Advice, sedangkan Licentium Services kehilangan dua adviser terakhirnya. Ada pula 19 licensee lain yang masing-masing turun net satu, termasuk Canaccord, Centrepoint, dan Lifespan, memperlihatkan tekanan menyebar di lapisan menengah.

Di sisi pemenang, Endeavor Asset Management menambah lima adviser, seluruhnya dari InterPrac milik Sequoia. NTAA mencatat net gain empat setelah enam adviser eks-SMSF Adviser Network berpindah, meski dua keluar dari unit Advice Assist.

Findex menambah tiga adviser dengan merekrut masing-masing satu dari Gallagher Benefit Services, GWM Adviser Services, dan Bombora Advice. Fiducian Financial juga menguat lewat satu pendatang baru serta dua perpindahan dari Ivy Markets dan Entireti, sementara dua eks-SMSF Adviser Network kembali bergabung di Consortium Private.

Selain itu, 22 licensee mencatat net gain satu, termasuk WT Financial, Rhombus Enterprise, dan Infocus. Pola “gain kecil tapi banyak” ini menandakan kompetisi perekrutan lebih tersebar, bukan hanya dimonopoli segelintir raksasa.

Keyword “pertumbuhan” pada FAR minggu ini tampak meyakinkan, tetapi pertanyaannya: pertumbuhan untuk siapa. Ketika angka total naik, beberapa licensee besar justru bocor, menandakan kepercayaan adviser terhadap platform tertentu bisa berubah cepat.

Penutupan SMSF Adviser Network menjadi pengingat bahwa kepatuhan, margin, dan skala bukan isu teknis semata, melainkan faktor hidup-mati. Migrasi adviser pasca-penutupan juga memperlihatkan bahwa “stabilitas” di FAR sering kali adalah hasil relokasi, bukan ekspansi layanan ke klien baru.

Masuknya pendatang baru dari jalur ujian memberi harapan regenerasi, namun industri tetap menghadapi tantangan retensi. Jika financial YTD masih negatif, maka pertumbuhan kalender YTD bisa saja hanya menunda masalah, bukan menyelesaikannya.

Yang paling menarik adalah absennya licensee baru pekan ini, di saat tiga berhenti. Ini bisa dibaca sebagai sinyal bahwa hambatan masuk makin tinggi, sehingga pasar bergerak menuju konsolidasi yang lebih tajam dan pilihan bagi adviser independen makin sempit.

FAR menunjukkan net gain 10, tetapi angka itu tidak otomatis berarti industri lebih sehat. Ia bisa berarti industri sedang menata ulang kursi, memindahkan orang yang sama ke panggung yang berbeda.

Jika tren outflow pada licensee besar berlanjut, pertumbuhan pendatang baru harus diikuti perbaikan model dukungan, kepatuhan, dan nilai tambah bagi adviser. Pada akhirnya, pertanyaan yang tersisa sederhana: apakah konsolidasi ini membuat nasabah lebih terlindungi, atau hanya membuat industri lebih efisien bagi pemain yang mampu bertahan. (Orbit dari berbagai sumber, 5 Juni 2026)