Ekonomi Indonesia Tangguh di Tengah Gejolak Global

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah ketidakpastian global, Indonesia menorehkan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan, berbeda dengan krisis 1998.

Pada tahun 2026, Indonesia menghadapi tantangan ekonomi global yang rumit, namun tetap menunjukkan ketahanan yang mengesankan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi negara ini mencapai 5,11 persen, kedua tertinggi di antara negara G20 setelah India.

Di tengah proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang rendah, Indonesia memproyeksikan pertumbuhan di atas 5 persen pada 2026. Hal ini didukung oleh permintaan domestik yang kuat, swasembada beras, dan pengembangan sektor energi. Menurut Bloomberg, peluang resesi Indonesia hanya 5 persen, jauh lebih rendah dibandingkan negara lain seperti Brasil dan China.

Ketahanan ekonomi Indonesia yang luar biasa ini menimbulkan pertanyaan tentang strategi kebijakan yang diterapkan. APBN dan program sosial berperan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi, sementara pengelolaan utang yang dominan domestik menunjukkan ketahanan terhadap gejolak eksternal.

Indonesia menunjukkan bahwa dengan kebijakan yang tepat, tantangan global dapat dihadapi dengan optimisme. Namun, penting untuk terus memperhatikan dinamika global dan menjaga keseimbangan ekonomi domestik. Pertanyaannya, bagaimana Indonesia akan terus menjaga pertumbuhan ini di tahun-tahun mendatang?

(Orbit dari berbagai sumber, 16 April 2026)