Xi Jinping dan Cheng Li-wun: Pertaruhan Politik di Selat Taiwan
ORBITINDONESIA.COM – Xi Jinping bertemu dengan Cheng Li-wun, pemimpin oposisi Taiwan, di Beijing untuk membahas kebangkitan bangsa Tionghoa di tengah ketegangan militer di Selat Taiwan.
Pertemuan antara Xi Jinping dan Cheng Li-wun terjadi di saat ketegangan meningkat di Selat Taiwan, menyusul latihan militer intensif China dan ketidakpuasan Beijing terhadap penjualan senjata AS ke Taiwan. Cheng, yang dulu adalah aktivis pro-kemerdekaan, kini lebih condong mendekatkan hubungan dengan Beijing.
Pergeseran politik Cheng menjadi sorotan, terutama karena posisinya yang kini mendukung hubungan lebih erat dengan China. Di tengah ketidakpastian dukungan militer AS, Cheng melihat kedekatan dengan Beijing sebagai jalan menuju perdamaian. Namun, usulan ini mendapat tentangan di Taiwan, khususnya terkait peningkatan anggaran pertahanan.
Langkah Cheng untuk mendekati China menimbulkan perdebatan di Taiwan, di mana banyak yang melihatnya sebagai pengkhianatan terhadap semangat kemerdekaan. Sementara itu, Xi Jinping berusaha menunjukkan bahwa China masih memiliki pengaruh politik di Taiwan, meski tanpa pengumuman besar dari pertemuan tersebut.
Pertemuan ini memperlihatkan kompleksitas hubungan Taiwan-China dan tantangan yang dihadapi dalam menjaga perdamaian di Selat Taiwan. Saat Taiwan menimbang ancaman dan peluang dari kedua sisi, pertanyaan penting tetap: Bisakah Taiwan menemukan keseimbangan dalam kemerdekaan dan perdamaian? (Orbit dari berbagai sumber, 12 April 2026)