Nasib Pahit Imigran Lanjut Usia di Bawah Kebijakan Baru AS
ORBITINDONESIA.COM – Rosa María Carranza, seorang profesional pengembangan anak yang berdedikasi, kini menghadapi masa depan yang suram setelah kebijakan baru AS memutus tunjangan Medicare bagi imigran legal seperti dirinya.
Setelah lebih dari 30 tahun berkontribusi di sistem sosial Amerika, Rosa María Carranza dan sekitar 100,000 imigran sah lainnya akan kehilangan akses ke Medicare. Kebijakan ini muncul setelah disahkannya GOP's One Big Beautiful Bill Act, yang mengecualikan kelompok tertentu dari imigran sah dari jaminan kesehatan tersebut.
Pengesahan undang-undang ini menunjukkan upaya Partai Republik untuk mengurangi pengeluaran Medicare dengan alasan bahwa dana pembayar pajak tidak seharusnya digunakan untuk membayar perawatan kesehatan imigran. Namun, ini juga memicu proyeksi bahwa sekitar 1,4 juta imigran sah akan kehilangan asuransi kesehatan, mengarah pada peningkatan pasien sakit parah di rumah sakit, terutama lansia yang menunda perawatan rutin.
Langkah ini menyoroti ketegangan antara kebutuhan ekonomi dan hak asasi manusia. Carranza, yang telah membayar pajak ke sistem ini, merasa dikhianati. Bagi banyak orang, kebijakan ini adalah bukti dari pengabaian terhadap kontribusi imigran yang telah lama menjadi bagian dari masyarakat Amerika.
Di tengah ketidakpastian ini, Carranza berharap akan ada solusi yang manusiawi. Namun, apakah kebijakan ini akan memicu perubahan signifikan, atau hanya memperdalam jurang ketidakadilan? Waktu yang akan menjawabnya, sementara banyak yang terpaksa hidup dalam ketidakpastian.
(Orbit dari berbagai sumber, 7 April 2026)