Pesan Paskah Paus Leo: Mengatasi Dosa dan Membangun Perdamaian Global

ORBITINDONESIA.COM – Dalam homilinya, Paus Leo menyebut dosa sebagai penghalang berat yang menjauhkan kita dari Tuhan, mengingatkan kita pada batu yang menutup makam Yesus tetapi kemudian ditemukan terbalik, menandakan kebangkitan-Nya.

Di tengah konflik global seperti perang AS-Israel melawan Iran dan kampanye Rusia di Ukraina, seruan Paus Leo untuk mengakhiri permusuhan semakin mendesak. Selama Pekan Suci pertamanya, Paus Leo menyoroti pentingnya membalikkan 'batu' dosa seperti ketidakpercayaan dan ketakutan yang membebani hati manusia.

Paus Leo menegaskan bahwa dosa-dosa tersebut tidak hanya berdampak pada individu tetapi juga mengganggu tatanan sosial, memicu perang dan ketidakadilan. Seruannya agar hadiah Paskah berupa harmoni dan perdamaian dapat tumbuh dan berkembang di seluruh dunia adalah ajakan untuk refleksi kolektif dan tindakan nyata.

Paus Leo membawa perspektif baru dengan menegaskan bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa orang-orang yang berperang atau menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan kekerasan mereka. Ini adalah pengingat bahwa iman harus diwujudkan dalam tindakan cinta dan perdamaian, bukan dengan kekerasan dan permusuhan.

Dalam dunia yang penuh konflik, pesan Paus Leo untuk mengatasi dosa dan membangun jembatan perdamaian adalah panggilan bagi kita semua. Mampukah kita, sebagai individu dan komunitas global, menjawab tantangan ini dan berkontribusi pada dunia yang lebih damai? (Orbit dari berbagai sumber, 6 April 2026)