Supiandi, Lelaki Berkacamata di Balik Kemajuan SMA Muhammadiyah Toboali

H. Supiandi, yang akrab disapa Pak Supi.

H. Supiandi, yang akrab disapa Pak Supi.

Culture

Oleh Rusmin Sopian, penulis yang tinggal di Toboali.

ORBITINDONESIA.COM - Di balik deretan prestasi yang diraih para siswa SMA Muhammadiyah Toboali, terdapat sosok yang selama bertahun-tahun bekerja dalam senyap membangun fondasi kemajuan sekolah tersebut. Sosok itu adalah H. Supiandi, yang akrab disapa Pak Supi.

Pria kelahiran Toboali ini telah memimpin SMA Muhammadiyah Toboali sejak tahun 2010. Saat itu, kondisi sekolah masih jauh berbeda dibandingkan sekarang. Jumlah siswa masih terbatas dan berbagai tantangan harus dihadapi untuk mengembangkan lembaga pendidikan tersebut.

Melalui dedikasi, kerja keras, dan kepemimpinannya, SMA Muhammadiyah Toboali tumbuh menjadi salah satu institusi pendidikan yang diperhitungkan di Kabupaten Bangka Selatan. Sekolah ini kini menjadi pilihan banyak pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas.

Pengabdian Supiandi di SMA Muhammadiyah dimulai pada tahun 2002 sebagai guru. Lima tahun kemudian, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Sekolah. Pada tahun 2010, ia resmi ditunjuk sebagai Kepala Sekolah dan terus mengabdikan diri hingga saat ini.

Berbagai prestasi berhasil diraih selama masa kepemimpinannya. Pada tahun 2016, ia meraih Juara III Simposium Kepala Sekolah Tingkat Nasional. Kemudian pada tahun 2019, ia dinobatkan sebagai Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Prestasi tersebut berlanjut pada tahun 2025 ketika SMA Muhammadiyah Toboali menerima penghargaan sebagai Sekolah Unggul Madya dari Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Pada tahun 2025 ini sekolah kami mendapat penghargaan Sekolah Unggul Madya dari Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah," ungkap Supiandi.

Saat ini, setiap tahun ratusan siswa menimba ilmu di SMA Muhammadiyah Toboali. Sekolah tersebut menjadi salah satu tujuan utama lulusan SMP di Toboali dan daerah sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan.

Sebagai kepala sekolah, Supiandi memiliki visi besar untuk membawa SMA Muhammadiyah Toboali terus berkembang dan berdaya saing.

"Saya berharap sekolah ini terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi sehingga mampu menjadi sekolah unggul di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional," ujarnya melalui percakapan WhatsApp, Kamis (18/6).

Semangatnya untuk memajukan dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui sekolah yang dipimpinnya. Sejak tahun 2022, Supiandi juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kepulauan Bangka Belitung.

Setahun kemudian, tepatnya pada 2023, ia kembali mendapat amanah sebagai anggota Tim Diksuspala (Pendidikan Khusus Kepala Sekolah) Muhammadiyah wilayah Sumatera. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi bagian dari Tim Penjaminan Mutu Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah tingkat nasional.

Pengalaman tersebut membawanya berkeliling mendampingi berbagai sekolah Muhammadiyah di berbagai daerah.

"Alhamdulillah, saya sudah mengunjungi dan mendampingi sekolah-sekolah Muhammadiyah di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua," tuturnya.

Bagi Supiandi, pendidikan bukan sekadar profesi, melainkan jalan pengabdian. Melalui dedikasi yang konsisten selama lebih dari dua dekade, ia terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda.

Di balik kacamata yang selalu dikenakannya, tersimpan semangat seorang pendidik yang tak pernah padam. Semangat untuk terus memajukan SMA Muhammadiyah Toboali, memajukan pendidikan Bangka Selatan, dan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. ***