Misteri Pencurian Seni Terbesar AS: Siapa Dalangnya?

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah malam usai perayaan St. Patrick's Day 1990, dua pria berseragam polisi merampok Museum Isabella Stewart Gardner di Boston, mencuri 13 karya seni bernilai tinggi.

Pencurian ini menjadi misteri besar selama lebih dari tiga dekade. Berbagai teori muncul, mulai dari keterlibatan mafia Korsika, mafia Irlandia, pencuri seni terkenal, hingga penjahat kelas teri yang tidak dikenal. Bahkan, ada yang menduga keterlibatan IRA dalam kejahatan ini.

Geoffrey Kelly, agen FBI yang menangani kasus ini selama 22 tahun, menelusuri berbagai teori tersebut. Dalam bukunya 'Thirteen Perfect Fugitives', Kelly mengungkapkan keyakinannya mengenai pelaku sebenarnya, meski tidak pernah bisa diproses secara hukum. Cakupan penyelidikan dan banyaknya teori menunjukkan betapa rumitnya kasus ini.

Pencurian ini tidak hanya menyoroti kelemahan sistem keamanan museum tetapi juga memicu diskusi tentang nilai dan daya tarik seni. Mengapa karya-karya ini begitu diburu? Apakah seni lebih bernilai di pasar gelap daripada di galeri resmi?

Misteri yang belum terpecahkan ini meninggalkan pertanyaan besar: Apakah keadilan akan tercapai bagi karya-karya seni yang hilang ini? Atau akankah mereka tetap menjadi hantu sejarah seni yang tak terpecahkan? (Orbit dari berbagai sumber, 22 Maret 2026)