Kesenjangan Gender di Kepemimpinan Pemasaran B2B dan Dampaknya

ORBITINDONESIA.COM – Kesenjangan gender dalam kepemimpinan pemasaran B2B tidak hanya menghalangi perempuan mencapai puncak karir tetapi juga membentuk lingkungan kerja yang kurang mendukung bagi ibu bekerja.

Di dunia pemasaran B2B, perempuan masih menghadapi tantangan besar untuk mencapai posisi kepemimpinan. Dengan sedikitnya pemimpin perempuan di tingkat atas, kesempatan perempuan untuk memengaruhi kebijakan kerja yang ramah bagi ibu bekerja semakin terbatas.

Penelitian menunjukkan bahwa kurangnya keberagaman gender di tingkat kepemimpinan berdampak pada budaya kerja. Di perusahaan kecil dan start-up, perempuan sering kali menjadi pelopor yang menetapkan standar cuti melahirkan tanpa preseden yang jelas.

Ketiadaan perempuan di posisi strategis menghambat pembentukan kebijakan progresif. Hal ini tidak hanya merugikan perempuan, tetapi juga menghambat inovasi dan keragaman pemikiran dalam organisasi.

Meningkatkan keberagaman gender di kepemimpinan bukan hanya isu kesetaraan, tetapi juga strategi bisnis yang cerdas. Organisasi perlu meninjau kembali kebijakan dan praktik mereka agar lebih inklusif dan mendukung semua karyawan.

(Orbit dari berbagai sumber, 10 Maret 2026)