Misteri Ketahanan Tardigrada di Tanah Mars: Pelajaran Penting (maks 12 kata)

ORBITINDONESIA.COM – Tardigrada, makhluk mikroskopis yang dikenal kuat melawan ekstrem, menghadapi tantangan berat di tanah Mars.

Tardigrada, atau 'water bear', dikenal sebagai makhluk terkuat di Bumi. Mampu bertahan dari suhu ekstrem, radiasi tinggi, kekeringan, dan vakum luar angkasa. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa tanah Mars bisa menjadi tantangan yang tidak bisa mereka atasi.

Studi di International Journal of Astrobiology menunjukkan bahwa simulasi tanah Mars membuat tardigrada tidak aktif. Dua jenis tanah diuji, MGS-1 dan OUCM-1. MGS-1 terbukti lebih merusak, meskipun pencucian dengan air bisa membantu memperpanjang hidup tardigrada. Ini menunjukkan adanya zat berbahaya dalam regolith Mars yang merusak organisme Bumi.

Corien Bakermans dari Penn State University terkejut dengan hasil ini. Temuan ini menunjukkan bahwa regolith Mars mungkin melindungi planet dari kontaminasi biologis. Ini berhubungan dengan planetary protection, agar mikroorganisme Bumi tidak mencemari planet lain.

Meski tardigrada dikenal hampir 'tak terkalahkan', studi ini mengingatkan kita bahwa bahkan makhluk terkuat pun memiliki batas. Bagaimana manusia dapat belajar dari ini untuk menjelajahi dan melindungi planet lain tetap menjadi pertanyaan penting.

(Orbit dari berbagai sumber, 7 Maret 2026)