Trump dan Board of Peace: Ambisi Baru di Tengah Kontroversi
ORBITINDONESIA.COM – Presiden Trump meluncurkan Board of Peace, sebuah inisiatif untuk menyelesaikan konflik global. Namun, langkah ini memicu perpecahan di antara sekutu AS.
Board of Peace dirancang untuk membangun perdamaian dunia, tetapi justru memicu kekhawatiran di kalangan negara-negara Eropa. Beberapa sekutu AS menolak bergabung, menganggap langkah ini sebagai ancaman terhadap sistem internasional pasca Perang Dunia II.
Trump tampaknya berusaha menciptakan lembaga tandingan PBB yang menempatkannya sebagai ketua dengan hak veto. Ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi perpecahan lebih lanjut di tatanan global, terlebih ketika remit awalnya yang hanya berfokus pada rekonstruksi Gaza kini diperluas cakupannya.
Banyak kritikus melihat Board of Peace sebagai upaya Trump untuk membongkar sistem internasional yang ada. Dengan memegang kendali, Trump bisa mempengaruhi keputusan-keputusan penting yang mungkin bertentangan dengan kepentingan internasional kolektif.
Keberadaan Board of Peace membuka diskusi tentang arah diplomasi global di masa depan. Apakah ini langkah menuju perdamaian atau justru memperdalam ketegangan internasional? Waktu akan menjawabnya.
(Orbit dari berbagai sumber, 9 Februari 2026)