Dampak Keterlibatan Ayah pada Kesehatan Anak
ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa peran ayah dalam perkembangan anak lebih signifikan dari yang diperkirakan sebelumnya, terutama dalam kaitannya dengan kesehatan jangka panjang anak-anak.
Selama abad ke-20, banyak pakar kesehatan mental menyoroti hubungan antara ibu dan bayi sebagai faktor utama dalam perkembangan masalah kesehatan mental kronis. Namun, penelitian baru dari Pennsylvania State University mengungkap bahwa perilaku ayah juga memiliki dampak besar pada kesehatan anak.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Health Psychology, peneliti memantau interaksi antara bayi berusia 10 bulan dengan orang tua mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa ayah yang kurang perhatian pada bayi cenderung memiliki kesulitan dalam berbagi peran pengasuhan, dan anak-anak mereka di usia 7 tahun menunjukkan tanda-tanda kesehatan yang buruk seperti inflamasi dan gula darah tinggi.
Penelitian ini menantang asumsi lama bahwa peran ibu adalah yang paling berpengaruh dalam perkembangan anak. Dr. Hannah M.C. Schreier menegaskan bahwa keterlibatan positif ayah selama masa bayi dapat meningkatkan kesehatan keluarga secara keseluruhan, menunjukkan pentingnya peran ayah dalam dinamika keluarga.
Penelitian ini membuka diskusi mengenai pentingnya keseimbangan peran orang tua dalam keluarga. Meski temuan ini masih perlu dikonfirmasi oleh studi lain, ini adalah langkah awal yang menarik untuk memahami pengaruh ayah dalam kesehatan anak. Bagaimana kita dapat memastikan keterlibatan ayah yang lebih besar dalam pengasuhan anak?
(Orbit dari berbagai sumber, 6 Februari 2026)