Ketegangan di Fridley: Ketegangan Antara Sekolah dan ICE

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah ancaman deportasi, distrik sekolah di Fridley, Minnesota, menjadi benteng perlindungan bagi komunitas imigran. Ketakutan yang melanda tak mengenal waktu, dari fajar hingga senja.

Penggerebekan oleh agen federal telah menimbulkan ketakutan mendalam di komunitas Fridley, Minnesota. Banyak keluarga imigran merasa terancam, meski berstatus legal, karena kebijakan baru yang memperluas area operasi ICE. Distrik sekolah berusaha keras menjaga keamanan siswa dan staf, dengan menyediakan pengawalan dan bantuan kebutuhan sehari-hari.

Langkah pemerintah Trump yang mencabut perlindungan untuk lokasi 'sensitif' seperti sekolah, memicu keresahan luas. Di Fridley, ketakutan ini nyata: 27 pegawai sekolah diantar setiap pagi, ratusan siswa belajar daring. Ancaman nyata atau persepsi, dampaknya signifikan terhadap kehadiran siswa di sekolah.

Brenda Lewis, kepala sekolah di Fridley, mengkritik keras kebijakan imigrasi ini, menyebutnya merampas hak dasar anak untuk bersekolah. Di sisi lain, pejabat federal menegaskan fokus mereka pada pelaku kriminal. Namun bagi banyak orang, kebijakan ini menciptakan iklim ketakutan yang meluas.

Di tengah ketidakpastian ini, komunitas Fridley terus berjuang untuk melindungi anggotanya. Pertanyaan mendasar tetap ada: sampai kapan ketakutan ini akan menguasai ruang-ruang belajar kita? Bagaimana kita bisa memastikan keamanan dan kenyamanan bagi semua siswa?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Februari 2026)