Prodigal Son: Kebangkitan Drama Pembunuh Berantai di Era Streaming
ORBITINDONESIA.COM – Prodigal Son, tayangan yang pertama kali muncul di Fox pada 2019, kini menemukan kehidupannya kembali di Netflix, menunjukkan bahwa drama pembunuh berantai ini lebih cocok untuk platform streaming daripada jaringan TV tradisional.
Prodigal Son, dengan dinamika ayah-anak yang memadukan thriller psikologis dan komedi gelap, tidak pernah benar-benar cocok dengan format prosedural yang dijanjikan. Ketidaksesuaian ini membuatnya menjadi polarisasi selama penayangan aslinya di Fox.
Pada Netflix, karakteristik yang sebelumnya memecah belah kritik kini membuatnya menonjol di lanskap yang dipenuhi obsesi kejahatan nyata. Dengan tidak adanya jadwal mingguan atau ekspektasi ramah pengiklan, ayunan tonalnya lebih terbaca sebagai pilihan kreatif daripada kesalahan.
Michael Sheen sebagai Dr. Martin Whitly adalah senjata rahasia dari Prodigal Son. Perannya sebagai pembunuh yang hangat dan teatrikal justru membuatnya lebih mengganggu, menambah kedalaman pada peran ayah yang ia mainkan.
Prodigal Son mungkin tidak berhasil bertahan di Fox, tetapi kebangkitannya di Netflix menunjukkan bahwa acara ini bukanlah kegagalan melainkan salah tempat. Dengan dinamika keluarga yang tajam dan keberanian untuk merangkul ketidaknyamanan, Prodigal Son kini lebih relevan daripada saat pertama kali tayang.
(Orbit dari berbagai sumber, 18 Januari 2026)