Ledakan Berlian dari Perut Bumi: Fenomena Geologi Menakjubkan

ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa peristiwa geologi besar dapat melontarkan 'semburan berlian' ke permukaan Bumi, membuat kita kembali terpesona oleh keajaiban alam.

Pecahnya superbenua telah lama menjadi topik menarik dalam studi geologi. Kini, riset terbaru oleh Profesor Thomas Gernon dari Universitas Southampton mengungkap bahwa proses ini dapat memicu letusan berlian dari inti bumi, menambahkan lapisan baru pada pemahaman kita tentang dinamika bumi.

Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature, berlian terbentuk pada kedalaman 150 kilometer di bawah permukaan bumi. Letusan kimberlit yang mengangkut berlian ini dapat mencapai kecepatan 133 kilometer per jam, menciptakan ledakan besar di permukaan. Gernon dan timnya mengidentifikasi pola letusan ini yang terjadi sekitar 22 hingga 30 juta tahun setelah lempeng benua mulai terpisah, dengan salah satu contoh dari pecahnya Gondwana.

Penemuan ini menawarkan perspektif baru tentang hubungan antara pergerakan lempeng tektonik dan proses geologi yang dapat memengaruhi permukaan bumi secara dramatis. Memahami mekanisme ini dapat memperkaya penelitian tentang bagaimana bumi berevolusi dan bagaimana sumber daya mineral seperti berlian terdistribusi.

Penelitian ini tidak hanya menambah wawasan tentang fenomena geologi, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang potensi eksplorasi sumber daya mineral di masa depan. Dengan pemahaman yang lebih baik, kita mungkin dapat mengantisipasi dan memanfaatkan peristiwa alam yang menakjubkan ini untuk kepentingan manusia.

(Orbit dari berbagai sumber, 12 Januari 2026)