Protes Massa: Ilmuwan NIH Mundur Demi Integritas Sains
ORBITINDONESIA.COM – Dalam sebuah langkah mengejutkan, sejumlah ilmuwan terkemuka dari National Institutes of Health (NIH) telah mengundurkan diri, menyoroti konflik antara kebijakan pemerintah dan integritas ilmiah.
Sejak awal 2025, perubahan kebijakan di bawah pemerintahan Trump telah memicu kegelisahan di kalangan ilmuwan NIH. Meskipun infrastruktur penelitian kesehatan AS selalu didukung bipartisan, kebijakan baru dianggap merusak integritas ilmiah dan misi lembaga.
Para ilmuwan menyatakan bahwa mereka dipaksa untuk menyensor istilah seperti 'keberagaman' dan 'minoritas' dalam proposal penelitian. Selain itu, penghentian sepihak atas pendanaan bagi peneliti muda yang berfokus pada ketimpangan kesehatan semakin memperparah situasi. Keputusan ini, menurut mereka, akan membahayakan komunitas dan memutus kemajuan ilmiah.
Keputusan meninggalkan NIH merupakan protes terhadap kepemimpinan yang menciptakan budaya ketakutan di antara stafnya. Para ilmuwan menekankan bahwa serangan terhadap sains ini juga merupakan serangan terhadap kebebasan berpendapat dan berpikir. Mereka mengajak ilmuwan lain untuk tetap bersuara dan berjuang demi integritas moral dan ilmiah.
Dengan meninggalkan NIH, para ilmuwan berharap untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dalam menyadari kerusakan yang terjadi. Mereka menyerukan kolaborasi untuk membangun kembali ekosistem penelitian biomedis yang bebas dari intervensi politik. Langkah berani ini bertujuan melindungi demokrasi dan memastikan kesehatan yang lebih baik bagi semua.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Januari 2026)