Kritik Tajam untuk Serial Netflix 'His & Hers': Sebuah Kegagalan Naratif
ORBITINDONESIA.COM – Serial His & Hers di Netflix menjadi kekecewaan awal tahun dengan narasi yang berantakan dan akting tanpa chemistry dari para bintang utamanya.
Serial ini didasarkan pada novel Alice Feeney, namun gagal menghidupkan misteri yang ada. William Oldroyd, yang sebelumnya sukses dengan film-filmnya, tampaknya tidak berhasil mengadaptasi cerita ini ke layar kaca. Kombinasi buruk dari plot yang dapat ditebak dan penyelesaian yang mengecewakan membuat serial ini terlupakan.
Pemirsa disajikan dengan cerita yang penuh dengan kebetulan yang tidak masuk akal. Jack dan Anna, yang masing-masing diperankan oleh Jon Bernthal dan Tessa Thompson, tampak kehilangan arah dalam plot yang seharusnya bisa selesai dalam satu setengah jam. Struktur naratif yang seharusnya menawarkan perspektif unik dari masing-masing karakter malah terasa datar dan monoton.
Oldroyd tampaknya tidak mampu mereplikasi kesuksesannya dalam film sebelumnya. Kegagalan untuk menciptakan karakter yang mendalam dan menarik membuat cerita terasa hambar. Bahkan narasi yang seharusnya menggugah rasa penasaran justru menjadi klise dan membosankan.
His & Hers adalah contoh bagaimana adaptasi bisa gagal ketika kehilangan arah dan visi. Mungkin fokus yang lebih terpusat pada karakter utama dapat menyelamatkan serial ini. Namun, tanpa perubahan signifikan, serial ini hanya akan menjadi catatan kaki dalam daftar panjang serial Netflix yang terlupakan.
(Orbit dari berbagai sumber, 9 Januari 2026)