Konflik Hadramawt dan al-Mahra: Ketegangan Memuncak di Yaman

ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan meningkat di Yaman saat pasukan STC menyerang wilayah timur, memicu reaksi keras dari Saudi dan aliansi internasional.

Desember lalu, pasukan STC melancarkan serangan untuk menguasai Hadramawt dan al-Mahra dengan dalih menjaga stabilitas selatan dan melawan Houthis, al-Qaeda, serta ISIS. Namun, Arab Saudi memperingatkan bahwa gerakan ini mengancam keamanan nasionalnya dan Yaman.

Saudi menuduh UAE mendukung separatis untuk menyerang Yaman timur dan mendesak penarikan pasukan Emirat. Koalisi yang dipimpin Saudi menargetkan pengiriman senjata STC dari UAE, meskipun UAE membantah adanya senjata tersebut. Konflik ini mengungkap ketegangan antara sekutu regional di tengah krisis Yaman yang berkepanjangan.

Langkah STC menunjukkan ambisi politik yang menjangkau jauh di luar stabilitas regional, memicu pertanyaan tentang masa depan Yaman dan peran kekuatan regional. Dengan meningkatnya ketegangan, pengaruh dan kepentingan berbagai aktor di Yaman semakin rumit.

Apakah upaya dialog dapat meredakan ketegangan di Yaman? Atau apakah konflik ini akan menyebabkan fragmentasi lebih lanjut? Saat dunia menyaksikan, masa depan Yaman tergantung pada kemauan politik para pemimpin regional untuk berdialog dan mencapai solusi damai.

(Orbit dari berbagai sumber, 8 Januari 2026)