Larangan Iklan Junk Food, Langkah Tepat Atasi Obesitas Anak

ORBITINDONESIA.COM – Mulai Senin ini, iklan makanan cepat saji dilarang tayang di televisi dan online sebagai upaya mengatasi obesitas anak.

Larangan ini berlaku di seluruh Inggris dan menghentikan iklan makanan dan minuman tinggi lemak, garam, dan gula sebelum pukul 21:00 di TV dan kapan saja secara online. Produk yang dianggap sebagai pendorong utama obesitas anak, seperti minuman ringan, cokelat, dan es krim, termasuk dalam larangan ini.

Federasi Makanan dan Minuman (FDF) menyatakan komitmennya untuk membantu masyarakat makan lebih sehat dan telah mematuhi pembatasan baru ini sejak Oktober. Alat penilaian digunakan untuk menentukan produk mana yang dilarang, dengan menyeimbangkan level nutrisi terhadap kandungan lemak jenuh, garam, atau gula.

Menurut Josh Tilley dari Initials CX, perusahaan besar mungkin kurang terpengaruh oleh pembatasan baru ini, sementara perusahaan kecil akan menghadapi tantangan lebih besar. Profesor Katherine Brown menganggap larangan ini sudah lama tertunda dan menyerukan agar pilihan bergizi lebih terjangkau dan mudah diakses.

Pelonggaran akses ke pilihan yang lebih sehat dan pengembangan resep yang lebih sehat diharapkan dapat mengurangi kasus obesitas anak. Namun, pemerintah juga perlu memastikan bahwa opsi yang lebih sehat tersebut benar-benar dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat.

(Orbit dari berbagai sumber, 6 Januari 2026)