Paus Leo dan Seruan Kemanusiaan untuk Gaza

ORBITINDONESIA.COM – Pada khotbah Hari Natal, Paus Leo menyoroti penderitaan warga Palestina di Gaza yang terpapar hujan dan dingin tanpa perlindungan.

Paus Leo dalam khotbahnya di Basilika Santo Petrus menyesalkan kondisi tunawisma di seluruh dunia dan kerusakan akibat konflik. Ia menyoroti situasi di Gaza yang hancur akibat pemboman Israel selama dua tahun perang.

Gaza habis dilanda perang setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Badai musim dingin memperburuk keadaan 2,1 juta penduduknya yang hampir semuanya kehilangan tempat tinggal. Lembaga bantuan mendesak Israel untuk membuka jalur bantuan lebih luas.

Paus Leo menggambarkan bagaimana kelahiran Yesus menunjukkan Tuhan 'memasang tenda rapuhnya' di antara manusia. Ini mengingatkan kita pada tenda-tenda di Gaza yang terpapar cuaca buruk. Israel, melalui Cogat, mengklaim telah mengirimkan hampir 310.000 tenda dan terpal sejak gencatan senjata dimulai.

Refleksi Paus Leo menggugah kita untuk merenungkan tanggung jawab kemanusiaan di tengah penderitaan. Bagaimana kita bisa berkontribusi untuk meringankan beban mereka yang terdampak konflik? (Orbit dari berbagai sumber, 27 Desember 2025)