Emas dan Perak Melonjak: Tren Baru di Tengah Ketidakpastian Global

ORBITINDONESIA.COM – Harga emas mencapai rekor tertinggi baru, hampir menembus angka $4,500 per ons, di tengah melemahnya dolar dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlangsung.

Emas dan perak, dua logam mulia yang secara tradisional dianggap sebagai safe-haven, sedang mengalami lonjakan harga yang signifikan. Kenaikan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk pelemahan mata uang dolar AS dan ketegangan politik global yang meningkat.

Harga emas spot naik 0,72% menjadi $4,477.45 per ons, dengan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari naik 0,92% menjadi $4,509.10. Sementara itu, perak spot menembus angka $70 untuk pertama kalinya, naik 2,13% menjadi $70.4932 per ons. Kenaikan ini didorong oleh defisit pasokan, permintaan industri, dan aliran investasi.

Menurut Carlo Alberto De Casa dari Swissquote, investor terus memburu emas karena kombinasi dari ekspektasi kebijakan moneter yang dovish, ketidakpercayaan pasar terhadap dolar, dan ketegangan geopolitik. Sementara itu, Ahmad Assiri dari Pepperstone menyatakan bahwa level harga saat ini lebih dipandang sebagai titik referensi daripada batas atas, menunjukkan dukungan kuat untuk logam mulia ini.

Kenaikan harga emas dan perak ini menandakan pergeseran tren investasi di tengah ketidakpastian global. Apakah ini merupakan indikasi dari perubahan besar dalam perekonomian global? Hanya waktu yang akan menjawab, namun investor tampaknya siap untuk memanfaatkan peluang yang ada.

(Orbit dari berbagai sumber, 24 Desember 2025)