Kontroversi Diet Neutropenik: Kesehatan Pasien Kanker di Ujung Tanduk

ORBITINDONESIA.COM – Dalam dunia onkologi, diet neutropenik menjadi perdebatan hangat setelah penelitian terbaru mengungkapkan risiko infeksi yang lebih tinggi pada pasien kanker darah.

Diet neutropenik menuntut makanan dimasak pada suhu tinggi untuk mencegah infeksi, namun efektivitasnya kini dipertanyakan. Studi terbaru menunjukkan diet lebih liberal dapat meningkatkan risiko infeksi pada pasien dengan sistem kekebalan yang ditekan.

Penelitian di Journal of Clinical Oncology menemukan bahwa pasien kanker darah dengan diet lebih liberal mengalami 11% lebih banyak infeksi. Ini bertentangan dengan studi sebelumnya yang menyatakan diet bebas tidak lebih buruk dan meningkatkan kualitas hidup.

Talal Hilal dari Mayo Clinic mulai mempertimbangkan kembali praktik diet liberal. John Wingard menekankan pentingnya memperbaiki terapi kanker untuk meningkatkan nutrisi dan kualitas hidup pasien, bukan hanya memperdebatkan diet.

Perdebatan diet neutropenik menunjukkan perlunya pengembangan terapi yang kurang toksik. Harapan baru bagi pasien kanker terletak pada perbaikan pengobatan yang bisa menghilangkan kebutuhan diet ketat.

(Orbit dari berbagai sumber, 24 Desember 2025)