Serangan Udara Israel Hancurkan Masjid dan Tenda Pengungsi di Kota Gaza, Sebabkan Ratusan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Asap tebal dan kobaran api membubung setelah serangan udara Israel yang menargetkan Masjid Al-Muttaqin dan bangunan sekitarnya di Yarmouk, Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina pada 28 Juli 2026.

Asap tebal dan kobaran api membubung setelah serangan udara Israel yang menargetkan Masjid Al-Muttaqin dan bangunan sekitarnya di Yarmouk, Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina pada 28 Juli 2026.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM - Serangan udara Israel menghancurkan sebuah masjid dan tenda-tenda yang menampung pengungsi Palestina di pusat Kota Gaza pada hari Selasa, 28 Juli 2026, menyebabkan ratusan orang kehilangan tempat tinggal, menurut seorang koresponden Anadolu Agency.

Koresponden tersebut mengatakan jet tempur Israel menyerang Masjid Al-Muttaqin, yang terletak di dekat Asosiasi Kristen Pemuda (YMCA) di pusat Kota Gaza, menghancurkan bangunan tersebut sepenuhnya.

Serangan itu juga menghancurkan tenda-tenda yang menampung keluarga pengungsi dan menyebabkan kerusakan luas pada rumah-rumah dan properti sipil di dekatnya.

Menurut koresponden tersebut, ratusan warga Palestina kehilangan tempat tinggal setelah serangan itu, di tengah kehancuran yang meluas di daerah tersebut.

Tenda-tenda yang hancur tersebut sebelumnya menampung keluarga-keluarga yang mengungsi setelah serangan Israel menghancurkan rumah-rumah mereka, memaksa mereka untuk hidup dalam kondisi sulit dengan akses terbatas terhadap kebutuhan dasar.

YMCA di Gaza adalah lembaga komunitas Kristen yang menyediakan layanan pemuda, olahraga, sosial, dan kemanusiaan kepada penduduk wilayah tersebut tanpa memandang agama.

Serangan ini terjadi ketika Israel terus melakukan serangan harian di Jalur Gaza meskipun ada perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025.

Pada 2 Juli, Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Gaza mengatakan bahwa serangan Israel telah menghancurkan sepenuhnya 1.050 masjid dan merusak sebagian 191 masjid lainnya dari 1.275 masjid yang ada di wilayah tersebut sebelum perang.

Sejak Israel melancarkan serangan militernya di Gaza pada 8 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 174.000 terluka, sementara sekitar 90% infrastruktur sipil wilayah tersebut telah hancur, menurut otoritas Palestina. ***