996: Gelombang Budaya Kerja Ekstrem Menyerbu Amerika

ORBITINDONESIA.COM – Budaya kerja 996 yang berasal dari China kini mengguncang lanskap lembah silikon Amerika.

Budaya kerja di seluruh dunia terus berubah, dipengaruhi oleh berbagai negara dan industri. Tren kerja 996 yang menuntut jam kerja panjang muncul di China pada akhir 2010-an. Sekarang, tren ini mulai mengakar di Silicon Valley, mengancam keseimbangan hidup yang lebih sehat yang telah diperjuangkan banyak orang.

Di China, 996 dianggap ilegal dan eksploitasi oleh pengadilan tertinggi. Namun di Amerika, beberapa perusahaan teknologi justru mendorong jadwal kerja serupa dengan insentif tambahan. Laporan dari McKinsey Health Institute menunjukkan bahwa hampir sepertiga karyawan global mengalami gejala burnout, memperlihatkan risiko nyata dari budaya kerja ini.

Meski ada pandangan bahwa jam kerja panjang meningkatkan produktivitas, bukti ilmiah menunjukkan sebaliknya. Jam kerja 996 berpotensi mengikis kesejahteraan mental dan fisik karyawan. Mengadopsi budaya ini di Amerika bisa menjadi langkah mundur dalam usaha menciptakan lingkungan kerja yang lebih manusiawi.

Tren 996 menantang kita untuk mempertimbangkan kembali nilai dan prioritas dalam bekerja. Akankah kita mengorbankan kesehatan demi produktivitas yang dipertanyakan? Saatnya menilai kembali apa yang benar-benar penting bagi keseimbangan kerja-hidup yang berkelanjutan.

(Orbit dari berbagai sumber, 13 Oktober 2025)