Politik Prancis Bergejolak: Tantangan PM Baru di Tengah Krisis
ORBITINDONESIA.COM – Prancis kembali menghadapi krisis politik setelah penunjukan ulang Sebastien Lecornu sebagai perdana menteri. Lecornu mengakui sedikitnya kandidat untuk posisi tersebut, sementara negara ini bergulat dengan perpecahan politik yang dalam.
Prancis sedang berada di bawah bayang-bayang krisis ekonomi yang semakin parah. Dengan utang yang membengkak dan tantangan ekonomi yang menggunung, negara ini membutuhkan kepemimpinan yang kuat. Namun, penunjukan Lecornu menunjukkan betapa terpecahnya politik Prancis saat ini.
Penunjukan Lecornu sebagai perdana menteri oleh Presiden Emmanuel Macron dianggap sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan masa jabatan keduanya. Pemerintahan Macron telah mengalami serangkaian kegagalan dengan beberapa kali pergantian perdana menteri dalam waktu singkat. Kondisi ini menambah kekhawatiran di antara mitra Uni Eropa mengenai stabilitas Prancis.
Kritik datang dari berbagai arah, mulai dari sayap kanan hingga kiri. Mereka menilai penunjukan Lecornu sebagai langkah yang tidak efektif. Meskipun Lecornu berjanji untuk mencari solusi finansial, banyak yang skeptis terhadap kemampuannya bertahan lama di tengah parlemen yang terpecah.
Di tengah ketidakpastian ini, pertanyaan besar tetap ada: Apakah Lecornu dapat mengatasi tantangan ekonomi dan politik yang dihadapi Prancis? Atau, akan kah kita menyaksikan pergantian kepemimpinan lagi sebelum 2027? Hanya waktu yang dapat menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Oktober 2025)