Penurunan Pariwisata Kanada ke AS: Dampak Ekonomi dan Sosial

ORBITINDONESIA.COM – Jorge Aranda, seperti banyak warga Kanada lainnya, memilih untuk tidak mengunjungi Amerika Serikat tahun ini, menyoroti ketidakpuasan yang lebih luas terhadap kebijakan dan retorika saat ini.

Pariwisata internasional ke Amerika Serikat mengalami penurunan signifikan. Hal ini dipicu oleh tarif, retorika anti-imigran dari pemerintahan Trump, serta kebijakan penegakan imigrasi yang agresif, menyebabkan kemerosotan pariwisata yang berdampak pada ekonomi lokal.

Data dari U.S. Customs and Border Protection menunjukkan penurunan 7% dalam perjalanan udara internasional ke AS tahun ini. Tourism Economics memprediksi penurunan 8.2% kedatangan internasional pada 2025. Penurunan terbesar berasal dari Kanada, dengan penurunan 25% kunjungan.

Beberapa kota di AS masih mencatat peningkatan pariwisata. New York City dan Chicago mengalami kenaikan pengunjung, berkat wisatawan dari negara-negara seperti Kolombia, Spanyol, Jepang, dan Italia. Namun, hubungan AS-Kanada yang memburuk membuat warga Kanada merasa terpinggirkan dan khawatir.

Penurunan kunjungan dari Kanada mengundang pertanyaan lebih lanjut tentang bagaimana kebijakan dan retorika dapat memengaruhi hubungan antarnegara. Sementara beberapa kota masih melihat pertumbuhan, penting untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang dari kebijakan yang memecah belah ini.

(Orbit dari berbagai sumber, 14 September 2025)