Drone Houthi Serang Israel: Keamanan Udara Dipertanyakan
ORBITINDONESIA.COM – Serangan drone oleh militan Houthi dari Yaman telah menembus pertahanan udara berlapis-lapis Israel dan menghantam bandara selatan negara tersebut, memicu kekhawatiran baru tentang keamanan udara.
Serangan ini terjadi beberapa hari setelah serangan Israel di ibu kota Yaman yang dikuasai pemberontak, Sanaa, menewaskan perdana menteri Houthi dan pejabat lainnya. Konflik ini telah berlangsung hampir dua tahun antara Israel dan kelompok militan yang didukung Iran di Yaman.
Houthi telah meningkatkan serangan udara mereka terhadap Israel dalam beberapa bulan terakhir, termasuk menggunakan amunisi kluster yang menyebarkan bom kecil di area luas. Meskipun serangan ini sering terjadi, kerusakan signifikan belum dialami Israel, namun target strategis seperti bandara sempat terkena dampak.
Serangan drone ini menunjukkan peningkatan kemampuan Houthi dalam menembus sistem pertahanan Israel. Ini juga memperlihatkan solidaritas dengan Palestina, seperti yang dinyatakan oleh Houthi setelah serangan Hamas pada Oktober 2023. Risiko bagi keamanan Israel meningkat seiring dengan intensifikasi konflik ini.
Serangan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang efektivitas pertahanan udara Israel dan bagaimana mereka akan menanggapi ancaman yang meningkat. Apakah Israel akan mampu memperkuat sistem pertahanannya untuk mencegah serangan serupa di masa depan? (Orbit dari berbagai sumber, 8 September 2025)