Presiden AS Donald Trump Beranggapan Inggris Dapat Hadapi Rusia Tanpa Bantuan
- Penulis : Abriyanto
- Jumat, 28 Februari 2025 09:40 WIB

ORBITINDONESIA.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanyakan tentang apakah Inggris dapat "menghadapi Rusia" tanpa bantuan kepada Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, saat pertemuan di Gedung Putih pada Kamis, 27 Februari 2025.
"Jika orang Inggris berada di Ukraina dan mereka diserang? Anda tahu, saya selalu beranggapan bahwa orang Inggris tidak membutuhkan banyak bantuan. Mereka bisa menjaga dirinya sendiri dengan sangat baik," kata Donald Trump kepada media sebelum mengadakan pertemuan tertutup dengan PM Inggris tersebut.
Donald Trump menambahkan, jika Inggris membutuhkan bantuan, dirinya akan selalu bersama Inggris. "Namun, mereka tidak membutuhkan bantuan".
Baca Juga: The Associated Press Gugat Pejabat Pemerintahan Trump Atas Larangan Liputan Gedung Putih
Starmer setuju dengan apa yang dikatakan Trump, mengaku bahwa ia bangga dengan negaranya dan juga memuji hubungan Inggris-AS sebagai "aliansi terbesar yang pernah ada di dunia." Lagi-lagi ia menegaskan bahwa kedua negara "selalu saling mendukung."
"Bisakah kalian (Inggris) menghadapi Rusia sendirian," tanya Trump kepada PM, yang direspons dengan mengatakan, "Benar..." seraya menggelengkan kepala dan tersenyum.
Pertemuan Trump dan Starmer berlangsung di saat AS sedang bersiap mencapai kesepakatan penting dengan Ukraina yang dapat membuka jalan untuk menghentikan peperangan.
Baca Juga: Bilakah Donald Trump Mengambil Gaza?
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy diperkirakan tiba di Washington pada Jumat untuk menandatangani apa menurut Trump sebagai kesepakatan "yang sangat besar" di antaranya tentang logam tanah jarang (LTJ).
Saat konferensi pers Starmer mengatakan bahwa Inggris ingin menjadi bagian dari upaya perdamaian AS di Ukraina sekaligus memastikan bahwa tidak ada yang melanggar begitu dicapai kesepakatan.***