Puisi Sukma Wijaya: Syair "Pangkal Kemenangan"

Sukma Wijaya.

Sukma Wijaya.

Puisi

ORBITINDONESIA.COM - Pangkalpinang tanah bertuah,

Tempat sejarah menoreh kisah,

Dua enam sembilan bertambah,

Jangan lupakan akar dan arah.

Tujuh belas September bermula,

Seribu tujuh lima tujuh tercatat nyata,

Pangkal tumbuh menjadi kota,

Tempat berniaga, berlabuh semua.

Aku putra tanah tercinta,

Lahir dan tumbuh di kota kita,

Di sini tersimpan segala cerita,

Darah dan jiwa sepanjang masa.

Pinang bertuah tanah indah,

Timah mengukir lembar sejarah,

Budaya dijaga jangan punah,

Adat dijunjung penuh muruah.

Jangan meriah hanya pesta,

Usai seremoni sunyi kembali semula,

Kota bukan panggung sementara,

Pembangunan mesti bernyawa.

Taman teduh dambaan warga,

Sungai bersih membawa bahagia,

Ruang publik milik bersama,

Alam terjaga, kota bermakna.

Wahai pemimpin teguhkan langkah,

Dengar suara rakyat susah,

Jangan kuasa menambah resah,

Jalankan tugas dengan amanah.

Wahai muda pewaris bangsa,

Jangan malu mencintai budaya,

Rawat warisan teguhkan jiwa,

Biar maju tetap berbudaya.

Ya Allah, rahmatilah kota,

Jauhkan fitnah benci, sengketa,

Limpahkan rezeki bagi semua,

Jadikan Pangkalpinang sejahtera.

Dari pangkal menuju jaya,

Kita anyam cita bersama,

Pecaye kite pacak menjelma,

Pangkal Kemenangan selamanya.

17 September 2026

HUT ke-269 Kota Pangkalpinang

Pecaye Kite Pacak