Puisi Agus Bachtiar K: Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhaaahh!

Ilustrasi peramu aksara.

Ilustrasi peramu aksara.

Puisi

ORBITINDONESIA.COM - Hirup sedalamnya napasmu,

Hisap sekuatnya lukamu.

Harapan itu kian tersisih,

Hantaran janji hanyalah buih.

Hujan tak kunjung datang,

Hadirkan duka remuk membentang.

Humor segar berubah sangar,

Hembusan rumor jadi gelegar.

Hutan yang dulu hijau dan ranau,

Hiruk-pikuk satwa bercerita di tepi danau,

Hari ini senyap dan lengang...

Hingga kapan 'kan terulang?

Hulu sungai mengering lara,

Hilir pun layu tersulut murka.

Hempasan dungu bercampur residu,

Haluan bahtera tersesat merdu.

Hardik dan pekik mengurung pelik,

Hanya keluh... luruh tak berkutik!

Hiasan megah itu semu

Hayalan mereka tak bermutu

Aku tak biasa rajin memoles,

Agar kebobrokan terlihat beres!

Angkat suaramu,

Hunus penamu!

Hantam "mereka" bersamaku!

Toboali, 26 September 2026

Sang Peramu Aksara

Agus Bachtiar K