Ben Marmarelli: Tahanan Palestina Secara Rutin Alami Pelecehan Berat oleh Penjaga Penjara Israel

Ben Marmarelli.

Ben Marmarelli.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM - Seorang pengacara hak asasi manusia Israel mengatakan, beberapa tahanan Palestina telah memohon kepadanya untuk tidak mengunjungi mereka.

Ben Marmarelli, seorang pengacara Israel yang mewakili tahanan Palestina, secara terbuka menuduh bahwa para tahanan secara rutin mengalami pelecehan berat oleh penjaga penjara sebelum dan selama prosedur kunjungan hukum.

Menurut Marmarelli, para tahanan telah mengatakan kepadanya bahwa pada hari-hari ketika pertemuan pengacara dijadwalkan, mereka dibawa keluar dari sel mereka beberapa jam sebelumnya, ditutup matanya, dipaksa dalam posisi yang menyiksa, dan mengalami pelecehan fisik dan seksual.

Ia berpendapat bahwa dugaan pelecehan tersebut bersifat sistemik dan bukan hanya ulah beberapa penjaga individu, dengan mengklaim bahwa laporan serupa telah muncul dari beberapa fasilitas yang melibatkan personel yang berbeda.

Marmarelli juga mengatakan bahwa para tahanan seringkali tidak dapat mengidentifikasi terduga pelaku karena penjaga menutupi wajah mereka dan para tahanan ditutup matanya.

Pengacara tersebut selanjutnya mengklaim bahwa pengaduan yang diajukan kepada pihak berwenang belum menghasilkan pertanggungjawaban dan bahwa pengadilan telah mengarahkan tuduhan tersebut kepada penyelidik polisi.

Tuduhan ini telah digaungkan dalam laporan oleh beberapa organisasi hak asasi manusia, pakar PBB, dan jurnalis yang menyelidiki kondisi di fasilitas penahanan Israel.

Namun, otoritas Israel telah menolak tuduhan penyiksaan sistematis dan dengan tegas membantah laporan yang menuduh staf penjara melakukan penyiksaan atau kekerasan seksual secara luas.

Klaim tersebut tetap menjadi subjek perdebatan dan pengawasan internasional yang intens.

Penyelidik internasional independen tampaknya perlu diberi akses untuk memeriksa tuduhan ini. ***